-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Penggunaan Sealer Cat Pada Tembok Baru Dan Lama

Cara Penggunaan Sealer Cat tembok

Cara Penggunaan Sealer Cat Tembok - Pada artikel ini, saya akan membahas cara penggunaan sealer cat untuk tembok baru maupun pada tembok lama. Apa itu sealer cat ? Cat sealer adalah jenis cat dasar yang digunakan pada saat sebelum dilakukan pengecatan terhadap tembok. 

Jadi begini, ketika anda sedang membangun sebuah rumah. Anggaplah rumah tersebut sudah di plaster dan akan dilakukan pengecatan terhadap tembok tersebut.  

Nah sebelum anda memulainya, anda terlebih dahulu harus melepaskan cat dasar tembok terlebih dahulu. Apa fungsinya ? nanti akan saya jelaskan dibawah ini. 

Dahulu, orang menggunakan plamir sebagai lapisan dasar pada tembok sebelum memulai mengecat sebuah dinding yang baru saja diplaster. Namun saat ini penggunaan plamir sudah banyak ditinggalkan. Sehingga orang beralih ke cat sealer ini. 

Jadi, cat dasar sebagai pengganti plamir ini merupakan sebuah terobosan baru untuk menghasilkan sebuah impian bagi semua orang. Cara penggunaannya juga sangat mudah untuk diaplikasikan. Terus bagaimana cara penggunaan sealer cat tembok tersebut ? Simak baik - baik caranya berikut ini.

Cara Penggunaan Sealer Cat Tembok

Setiap langkah, tentu ada prosesnya. Sama halnya pada saat anda ingin mengecat sebuah dinding rumah. Sebelum melakukan pengecatan terhadap dinding, sebaiknya anda menggunakan sealer cat agar hasil yang didapat nantinya akan maksimal. Berikut cara penggunaannya.

Penggunaan cat sealer untuk tembok baru (Baru diplester)

Cara Penggunaan Sealer Cat Tembok


Sebelum melakukan cat dasar pada tembok baru. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tujuannya agar proses pengecatan nantinya akan berjalan dengan baik. Dan hasilnya pun akan memuaskan.
 

1. Memastikan plasteran telah mengering

Sebelum memulainya pastikan terlebih dahulu bahwa plesteran tersebut benar-benar sudah mengering. Jika belum mengering, maka dapat membuat cat menjadi mengelupas. Biasanya waktu kering total plesteran tergantung dari cuaca di daerah tempat anda tinggal.
Jika daerah panas, maka waktu kering total biasanya 2 minggu dari pertama selesai plaster. Jika anda tinggal di daerah dingin. Biasanya memakan waktu berbulan - bulan, agar plesteran sudah kering total.
 

2. Bersihkan permukaan dinding dari debu serta kotoran

Hal ini wajib diperhatikan, untuk menghindari menempelnya debu pada cat ketika saat diaplikasikan. Karena debu yang menempel pada cat dapat mempengaruhi warna dan pengerjaan cat itu sendiri.
 

3. Perhatikan deskripsi dari produk cat sealer tembok yang dibeli

Setiap produk cat, tentu memiliki petunjuk penggunaannya tersendiri. Untuk itu, anda diwajibkan untuk mengikuti petunjuk yang ada sebelum menggunakan sebuah cat sealer pada tembok. Tujuannya yaitu agar menghindari kesalahan pada saat pengaplikasian.
 

4. Lakukan secara bertahap

Setelah melakukan langkah diatas. Selanjutnya anda bisa memulai mengecat tembok secara bertahap. Melakukan pengecatan dengan 1 - 2 lapisan secara merata. Perhatikan kembali bagian demi bagian secara detail. Jika dirasa masih kurang, anda bisa melapisi kembali bagian mana yang harus dilapisi cat. 

Namun bagaimana cara mengecat tembok yang sudah ada cat lamanya ? Caranya sama saja seperti yang sudah dibahas diatas. Namun hanya saja anda perlu terlebih dahulu membersihkan sisa cat tembok lama sampai benar-benar sudah bersih. 

Lalu bagaimana cara melakukan pembersihan pada sisa cat tembok lama ? Lebih detailnya anda bisa membaca ulasan dibawah ini sampai selesai.

 

Cara Mengecat Tembok Lama Dengan Cat Dasar/Sealer

Ketika anda ingin mengecat ulang tembok dengan warna dan produk cat yang lain. Tentu anda harus melakukan yang namanya pembersihan terhadap cat lama pada dinding tersebut.  

Untuk melakukan pembersihan pada cat lama. Anda hanya memerlukan yang namanya cat remover untuk tembok. Cat ini berguna membantu mengelupas cat lama pada dinding. Bagaimana cara menggunakannya ? Sangat mudah sekali ... 

Anda hanya perlu menyediakan alat seperti kuas dan juga skrap. Kemudian oleskan cat remover pada dinding yang ingin dicat ulang. Lalu tunggu sampai cat lama bereaksi seperti bergelembung. 

Jika sudah terlihat bergelembung, selanjutnya anda bisa membersihkannya dengan menggunakan skrap. Maka anda bisa melihat cat lama akan sangat mudah mengelupas dan tidak membutuhkan waktu yang lama.
Setelah tembok telah bersih. Anda bisa melakukan tahap seperti yang sudah dijelaskan di atas sebelum memulai mengecat pada dinding tersebut.

Sesuai janji saya diatas, saya akan menjelaskan apa fungsi dari cat sealer ini. Mengapa harus digunakan sebelum melapisi lapisan cat utama. Berikut ini penjelasannya.
 

 

Fungsi Cat Sealer

Secara umum, cat dasar tembok atau yang disebut dengan sealer ini memiliki fungsi yang memang sangat membantu anda ketika akan mengecat pada sebuah tembok/dinding. Adapun fungsinya diantaranya ...

1. Tahan terhadap garam alkali/anti alkali.

Secara umum garam alkali biasanya terdapat pada material semen dan bata pada saat pembuatan dinding. Garam alkali yang terlarut dalam air dapat muncul ke permukaan lapisan luar dinding melalui penguapan.

Sehingga hal ini menyebabkan kerak berbentuk kristal halus putih pada permukaan dinding (istilah teknis dari kondisi ini adalah efflorescence/pengkristalan alkali). Nah, Cat dasar yang mengandung anti alkali ini akan mencegah terjadinya masalah tersebut. 

2. Menutup pori pori pada dinding plaster

Fungsi cat sealer selanjutnya ialah dapat menutup pori pori atau juga retak rambut pada dinding. Agar nanti nya, lapisan cat akhir akan menjadi lebih halus. 

3. Membantu daya sebar cat akhir

Cat sealer juga berfungsi membantu daya sebar cat akhir menjadi lebih luas. Selain itu juga, dapat menjadikan lapisan berikutnya lebih merekat dan tidak mudah mengelupas. Tentu hal ini akan membuat cat anda semakin awet nantinya.

4. Anti lumut dan jamur

Fungsi Sealer Cat Sebagai Anti Jamur dan Lumut

Beberapa produsen cat ternama memiliki cat sealer yang juga tahan terhadap lumut maupun jamur. Biasanya cat dengan keunggulan ini diaplikasikan di luar rumah dan juga kamar mandi. 

5. Mengurangi penyerapan air dan uap air pada permukaan alkali

Fungsi dari sealer cat tembok juga dapat mengurangi penyerapan air dan juga uap pada permukaan alkali. Sehingga lapisan cat selanjutnya tidak mudah mengelupas. Akibat dari penguapan tersebut.

6. Menjadikan tampilan cat dinding lebih mendekati warna aslinya

Salah satu fungsi sealer cat yaitu dapat menjadikan warna cat akhir mendekati warna aslinya. Sehingga menjadikan hasil akhir yang sempurna.

Namun pada intinya sealer cat ini berfungsi sebagai menahan alkali pada dinding. Seringkali hal ini diabaikan oleh sebagian orang dengan alasan hemat biaya. Namun, penggunaan sealer ini sangat penting untuk jangka panjang. Agar masalah garam alkali tidak muncul di kemudian hari. 

 

Selesai sudah pembahasaan mengenai cara penggunaan sealer cat pada tembok baru dan juga lama beserta fungsinya. Semoga dapat membantu menambah wawasan anda sebelum memulai melakukan kegiatan mengecat pada sebuah rumah.

Posting Komentar untuk "Cara Penggunaan Sealer Cat Pada Tembok Baru Dan Lama"